Tuesday, June 24, 2008

Senang Membantu

Kurang lebih sebulan yang lalu, saya diajak seorang teman untuk membantu temannya. Membantu sebisanya untuk tujuan yang belum terlalu spesifik. Paling tidak, saya menyebutnya, memenangi pilkada. Tidak banyak yang bisa saya lakukan mengingat waktu dan kondisi tim inti yang mempersiapkan ini juga sepertinya tidak mudah untuk dimengerti.

Setelah berdiskusi beberapa lama, akhirnya saya dan beberapa orang teman selesai mengerjakan website Teh Heti. Seminggu setelah finalisasi, saya bertanya kepada teman yang mengajak saya itu, dan ternyata calon-nya tidak lolos verifikasi bakal calon walikota Bandung 2008-2013.

Karena saya tidak ikut mengawal perjalanannya, jadi saya tidak tahu ceritanya, jadi saya merasa tidak terlibat langsung. Tapi, saya cukup belajar bagaimana proses seseorang mendapatkan tiket pilkada di Indonesia (entah generalisasi ini fair atau tidak), tidaklah mudah dan juga tidak murah.

Pekerjaan tentu tidak selesai sampai tidak lolos verifikasi, nota seperti pendidikan pemilih, pengawasan pilkada, pemberdayaan pemilih, transparansi pilkada menarik untuk dikerjakan. Sambil menarik nafas panjang, saya menengok ke belakang. Tentang 3 kali saya berdiri untuk memenangi pemilu, dua diantaranya dimenangkan, satunya tidak. Yang terakhir membekas banyak, karena ikut menghabiskan sebagian diri saya yang entah sekarang terasa seperti sangat berbeda. Meski alamiah jika seseorang berubah bukan?

Pesan pendek seorang teman dalam proses di atas, "Saya senang membantu, itu saja".

_adw
*kata kunci = pilkada, politik, partai, uang, popularitas, masyarakat

0 komentarnya:

Post a Comment

<< Home