Tuesday, February 26, 2008

Berhenti Berpuisi

Kenapa diperlukan kesedihan untuk memulai lagi
Kemudian hujan banyak diperbicarakan diibaratkan
Bumi langit diibaratkan
Rasa hati diisyaratkan
Sedemikian kalut sebegitu dalam
Semakin sakit semakin tulus

Pelan-pelan bahagia mengedepan
Demikian panik mengungkapkan
Sedemikian perasaan

Berdegup siang dan malam
Bergiat bersemangat
Mengamati sekitaran yang tak kunjung paham

Permulaan dan akhrian juga
Begitu menelisik menggugat dibicarakan
Karena kuat menghanyutkan rasa
Menghangatkan relung

Sekadar hikayat rasa
Kemana diri berada kini

_adw
katanya, puisi 'Aku Ingin' Pak Sapardi telah lama membunuh karier penulis puisi tanah air, tidak demikian halnya dengan karier pembaca puisi tanah air.

1 komentarnya:

Anonymous Anonymous bilang...

seupicles, brad.
heuheu..



multiply eik masukin link yei ya..

9:52 pm  

Post a Comment

<< Home